BerandaDaerahRumah Sehat, Anak Cerdas, Ekonomi Kuat: Jejak Kasih Sayang Ibu Gubernur Membawa...

Rumah Sehat, Anak Cerdas, Ekonomi Kuat: Jejak Kasih Sayang Ibu Gubernur Membawa Keluarga Menuju Kemandirian

SOFIFI, SN– Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda tidak hanya berhenti pada pembangunan rumah yang layak huni. Lebih dari itu, kebijakan yang dijalankan dirancang secara menyeluruh melalui sinergi antarinstansi guna mengangkat taraf hidup keluarga secara utuh, bermartabat, dan tidak menimbulkan ketergantungan semata. Hal ini disampaioan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara, Musrifah Alhadar.

Musrifah menjelaskan pendekatan kemanusiaan yang dipegang. pemerintah tidak serta-merta memberi label ketidakmampuan kepada warga, melainkan hadir untuk menjembatani potensi yang ada dengan dukungan yang tepat. Salah satu fokus utamanya adalah menyinkronkan data keluarga yang memiliki anak bersekolah di Sekolah Rakyat (SR) namun tempat tinggalnya belum layak.

“Banyak orang tua yang memiliki anak bersekolah di Sekolah Rakyat namun tinggal di bangunan yang belum layak. Atas informasi yang masuk, Dinas Perkim bergerak untuk membangun dan memperbaiki hunian mereka agar layak ditempati,” jelas Musrifah.

Keterkaitan nyata ini telah terbukti di lapangan. Sepanjang tahun 2025, rumah orang tua siswa di Kelurahan Jan telah selesai dibangun. Hal yang sama dilakukan untuk dua keluarga di Kelurahan Ngade, serta warga di Kelurahan Sulamadaha yang juga mendapatkan perbaikan rumah melalui program ini. Sementara itu, sinergi juga dijalin dengan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian terkait, yang menyasar kasus serupa bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat secara selektif dan terarah.

Kolaborasi ini tidak berhenti pada atap tempat berteduh. Pemerintah juga menyambung dukungan dari sisi ekonomi keluarga melalui kerja sama dengan Kementerian Sosial. Melalui Sentra Wasana Bahagia yang berlokasi di kawasan Kalumata—dipimpin oleh Pa Osep—para orang tua penerima manfaat kini berkesempatan mendapatkan bantuan modal usaha yang layak dan terarah.

“Inilah pola yang menjadi cita-cita Ibu Gubernur. Kami tidak ingin memberikan rumah bagus namun orang tuanya tetap bingung mencari nafkah. Maka dari itu, rumah diperbaiki, anak terjamin pendidikannya, dan orang tua diberi modal usaha agar bisa bergerak mandiri,” tegas Musrifah.

Pemerintah berharap dukungan menyeluruh ini menjadi pijakan, bukan alas ketergantungan. Musrifah mengingatkan agar semangat kemandirian senantiasa dijaga: “Jangan jadikan bantuan ini sebagai segalanya yang membuat kita terlena. Pemerintah telah membuka jalan dan memberikan sarana, kini giliran kita untuk bangkit, bekerja keras, menjaga rumah yang telah dibangun, serta memutar modal tersebut sebaik-baiknya demi masa depan keluarga yang lebih baik.”

Terlebih lagi, pendidikan bagi anak-anak di Sekolah Rakyat sendiri telah dijamin secara penuh oleh negara. Mulai dari penyediaan seragam, buku, perlengkapan belajar hingga komputer/laptop, asrama yang layak, hingga tenaga pendidik yang telah diseleksi memiliki kompetensi tinggi. Aspek kesehatan pun terjamin dengan adanya fasilitas klinik, pola makan teratur, serta pendampingan ibadah. Orang tua juga diberi kebebasan penuh untuk berkunjung kapan saja, sehingga kehangatan hubungan keluarga tidak terputus.

Pada akhirnya, keseluruhan langkah ini menjadi satu kesatuan tujuan: agar anak-anak dapat belajar dengan tenang di rumah yang sehat dan layak, orang tua memiliki kekuatan ekonomi untuk menopang masa depan, dan bersama-sama membangun kemajuan Maluku Utara yang berkeadilan dan sejahtera.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular