SOFIFI, SN – Ibu kota Provinsi Maluku Utara, Sofifi, kini mulai disusun wajah barunya. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan pemerintah provinsi secara bertahap akan membangun Sofifi tak sekadar sebagai pusat administrasi, melainkan menjadi kota yang indah, tertata, dan nyaman untuk ditinggali.
Langkah pertama yang diprioritaskan menyasar tiga sektor yang menjadi kebutuhan paling mendasar: pendidikan, kesehatan, serta perumahan dan permukiman
Sherly menjelaskan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci utama agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bersedia tinggal menetap di Sofifi. Sebagai pusat pemerintahan, Sofifi wajib memiliki pelayanan dasar yang memadai bagi seluruh warga maupun pegawai pemerintah yang bertugas di sana.
“SD dan SMP memang kewenangan kabupaten/kota. Namun tetap akan kita bahas bersama; kemungkinan akan ada beberapa SD dan SMP unggulan yang kita benahi. Sebab, perumahan bagi ASN mulai akan dibangun tahun ini,” ujar Sherly.
Untuk jenjang pendidikan menengah atas SMA dan SMK yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, Pemprov akan langsung memperkuat sarana dan prasarannya. Sementara pendidikan dasar, Pemprov akan menjalin kerja sama dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan agar kualitas SD dan SMP di kawasan Sofifi ikut meningkat.
Sherly menegaskan, pembangunan Sofifi tidak boleh terjebak sekadar membangun gedung perkantoran semata. Ibu kota ini harus tumbuh menjadi kawasan kota yang lengkap dengan segala fasilitas pelayanan publik yang menunjang kehidupan warga.
“Siapa pun yang tinggal di Sofifi nanti, baik ASN maupun masyarakat harus mendapati sekolah yang baik, rumah sakit yang layak, hingga tempat tinggal yang nyaman. Semua harus tersedia berkualitas, agar kesejahteraan dan kualitas hidupnya benar-benar terjamin,” tegasnya.
Pembangunan kawasan hunian bagi ASN yang dimulai tahun ini akan berjalan beriringan dengan penyiapan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Dengan demikian, Sofifi tidak hanya menjadi tempat bekerja, tetapi menjadi tempat tinggal yang layak dan membanggakan.
Ketiga sektor ini menjadi fondasi utama sebelum pembangunan Sofifi diperluas ke berbagai bidang lainnya. Pemerintah provinsi menaruh harapan besar: ketika fasilitas dasar tersedia dengan baik, masyarakat dan ASN akan makin betah menetap di Sofifi, menjadikannya ibu kota yang hidup, beradab, dan sejahtera.




